Cara perambatan jamur tiram

Cara perambatan yang baik
Cara perambatan atau inkubasi

Perambatan adalah teknik perlakuan bagi bibit jamur tiram yang telah di tanam kan  pada madia kemudian di simpan pada suhu tertentu untuk dapat melihat perambatan dan  pertumbuhannya.
Perambatan atau  inkubasi merupakan tahap penyimpanan baglog yang sudah di tanam kan lalu merambat dengan sendirinya ke dalam ruang inkubasi hingga seluruh baglog ditutupi miselium berwarna putih. Ruang inkubasi hendaknya dilakukan pengaturan tertentu sehingga miselium jamur bisa tumbuh dengan cepat.
hal yang harus diatur dalam ruang perambatan tersebut antara lain ruang dan tempat perambatan inkubasi harus besih dari kontaminan, kering (dengan kelembaban dibawah 60%), sirkulasi udara bagus, tidak boleh terkena cahaya matahari langsung, serta temperatur ruangan dijaga pada suhu 28-30o C. Untuk mrngetahui kadar suhu dan kelembaban dalam ruangan biasanya dipasang Termometer dan Hygrometer dapat di beli dari toko.
Pengontrolan suhu dalam proses inkubasi sangat penting karena pertumbuhan misellium akan terhambat jika suhu berada di atas atau dibawah kisaran suhu tersebut. Oleh sebab itu, sebaiknya ruang inkubasi dilengkapi dengan alat pengukur dan pengatur suhu.
Baglog Jamur Tiram maupun Jamur Kuping diletakkan langsung di atas lantai ruang inkubasi dengan posisi berdiri, ditumpuk maksimal 3 tumpukan. Lamanya waktu inkubasi 40 hari sampai media dipenuhi misellium (Full Ground). Tanda keberhasilan inkubasi sudah bisa dilihat sekitar dua minggu, yaitu tumbuhnya misellium jamur berwarna putih yang merambat ke bawah.
Proses inkubasi dikatakan gagal dan harus diulang jika media tidak ditumbuhi misellium atau ditumbuhi misellium dengan warna selain putih. Caranya, baglog disterilisasi kembali dan diinokulasi ulang. Setelah 20 hari masa inkubasi kita sudah bisa memindahkannya ke dalam kumbung pembudidayaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih bekatul

Cara pembibitan jamur tiram

Memilih kapur dolomit untuk budidaya jamur tiram